Alergi Imunologi Klinik adalah cabang ilmu kedokteran yang menangani gangguan sistem imun, baik karena reaksi berlebihan (seperti alergi dan penyakit autoimun), maupun kekurangan fungsi sistem imun (defisiensi imun, termasuk pada pasien HIV/AIDS).Selain itu, cabang ilmu ini juga mempelajari terkait cara memodulasi sistem imun, antara lain melalui imunoterapi atau imunisasi.
Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Alergi Imunologi Klinik adalah subspesialis yang berperan dalam diagnosis, terapi, pencegahan, dan edukasi pasien dewasa terkait gangguan imunologi.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Alergi & Imunologi Klinik menangani berbagai kondisi kompleks yang berkaitan dengan gangguan sistem imun, baik yang bersifat alergi, autoimun, autoinflamasi, maupun imunodefisiensi. Layanan ini juga mencakup imunoterapi, imunisasi dewasa serta penanganan kegawatdaruratan imunologi dan alergi.
| Kategori | Contoh Penyakit/Diagnosis |
|---|---|
| Penyakit Alergi | Anafilaksis, alergi makanan/obat (tunggal/multiple), rinitis alergi, asma bronkial, urtikaria, angioedema, dermatitis atopik/kontak, |
| Penyakit Autoimun | Systemic Lupus Erythematosus (SLE), Penyakit Sjögren, vaskulitis, mixed connective tissue diseases (MCTD), overlap syndrome, skleroderma, miositis, sindrom antibodi fosfolipid, pemfigoid bulosa, fibromyalgia, dan penyakit autoimun lain. |
| Imunodefisiensi | Imunodefisiensi primer, HIV/AIDS, imunokompromais lainnya |
| Autoinflamasi | Behçet, sarKoidosis, Adult onset still disease, Familial Mediteranian Fever, dan lain-lain |
| Imunologi Khusus | Imunologi kehamilan/reproduksi, imunologi nutrisi, imunopatogenesis emerging disease |
| Vaksinasi & KIPI | Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) ringan-berat, imunisasi dewasa termasuk pada pasien komorbid |
| Jenis Tindakan | Prosedur yang Dapat Dilakukan |
|---|---|
| Uji Diagnostik Alergi | Tes tusuk kulit (Skin prick test), tes tempel (Patch test), Tes provokasi makanan, tes alergi obat (oral/injeksi), tes provokasi bronkus, Spirometri, Interpretasi uji imunologi (autoimun, alergi, imunodefisiensi, dsb.) |
| Terapi Khusus | Imunoterapi alergen, Desensitisasi obat, Terapi imunoglobulin dan biologik |
| Vaksinasi & Imunisasi | Vaksinasi dewasa, Vaksinasi dewasa dengan komorbid, Investigasi & tatalaksana KIPI |
| Manajemen Gawat Darurat | Anafilaksis, Reaksi obat berat, Manajemen perioperatif pasien alergi kompleks |
| Manajemen Klinis & Edukasi | Penatalaksanaan mandiri penyakit imunologi, Edukasi dan konseling pasien |
Alergi-Imunologi Klinik terlibat dalam pendidikan S1 Kedokteran Umum, Program Pendidikan Dokter Spesialis Ilmu Penyakit Dalam atau spesialis lain yang terkait, dan Pendidikan Profesi Dokter Spesialis-II/Konsultan.
Alergi-Imunologi Klinik melakukan berbagai penelitian yang berhubungan dengan sistem imun, meliputi penyakit alergi, autoimun, dan imunodefisiensi. Penelitian dapat berupa penelitian operasional, basic science, clinical trial, atau epidemiologi. Penelitian bertujuan untuk mengembangkan ilmu dan pelayanan di bidang alergi-imunologi klinik.
Sumber: Keputusan KKI Nomor 34_KKI_KEP V_2023